suitcase of memory

januari duaribu lima sebuah sapaan kedapkedip merah. ruang cakap maya. saya yang pemula dalam kancah itu. jejeran jendela yang lebih sempit. mendapati seorang kawan. kamu. bertukar sapa. bertanya alur pikiran. menceritakan diri. uhm, kadang mungkin…

mengkhawatirkan waktu

uhm, ada yang terlewat dalam seratus lima puluh menit dengan seratus dua puluh butir tadi. iyah, saya lupa untuk mengkhawatirkan waktu. asyik masyuk tenggelam dengan euforia suara hati ‘yakin bisa’, meniti butir demi butir bak…