July 28th, 2007

doa

warna rasakata eva in uncategorized

ada apa dengan doa.
bentuk tawar menawar dengan Tuhan kah?

katanya, manusia yang tak pernah meminta pada Tuhannya adalah manusia yang sombong.

tapi, tak pelak juga banyak yang mengatakan, manusia yang terlalu sering meminta pada Tuhannya adalah manusia yang tak tahu malu.

lalu, selanjutnya apa?
menjaga semuanya tetap pada porsinya?
ahh.. kita ini manusia. berlebihan itu sangatlah manusiawi [katanya]

July 27th, 2007

duapuluhlima

warna rasakata eva in categorized

sayang, selamat mengulangi hari ini yah. sudah sampai pada pengulangan angka yang ke duapuluhlima. seperempat dari seratus dalam hitungan abad. doadoa terbaik selalu untukmu, dariku :)

with love always… 

 

July 27th, 2007

la preambule

warna rasakata eva in categorized

yapz yippiee yippiee yayy!!  ini dia kenekatan saya pada tengah tahun berjalan ini. berkaitan dengan eksistensi kemayaan seorang saya *tsaaah* ;)

pada pikir saya maya tak maya adalah suatu hal yang terlalu personal, untuk kemudian dibatasi sekatnya oleh suatu yang tak tampak yang dinamakan ‘kesadaran’. dan, seperti yang sudah tentu diketahui, keberadaan sebuah ‘kesadaran’ ini bisa dibilang layaknya jelangkung, datang tak dijemput, pulang pun tak diantar. sukasuka ‘kesadaran’ itu lah! ehm, paling tidak, kirakira seperti itu siyh yang terlintas di benak saya dalam suatu obrolan sore dengan mbak dew *wink*

dan yang selanjutnya terjadi, yah ini. saya melakukan sebuah ini. dengan modal utama sepotong kenekatan, sebuah transaksi deal, dan tanpa tahu selanjutnya saya harus melakukan apa (!!??!!??) bagi saya, ini sebuah kenekatan lantaran tak ada antisipasinya, kunfayakun dah :D klo dikalimatkan oleh mbokyu ve, jadi seperti ini, “yah begitulah kalo gaptek tapi pengen gaya, wakakaka…. persiiiiissss saya! :D” yang saya aminkan saja disini. aminnnn mbok, aminn.. hahaha…

maka jadilah saya, orang gaptek yang pengen gaya ini gitu lho, melakukan segala sesuatu yang memungkinkan untuk meloloskan diri dari situasi kunfayakun ini. setelah emailemail panjang pada mbokyu ve, ditambah dengan cetingan panjang mendekati tengah malam dengan pak bebek, yang penuh dengan kengototan yang diikuti kemengalahan, lantaran akhirnya saya harus merelakan rumah lama saya, maka jadilah apa yang sudah sewajarnya terjadi *tuink* makasiyh makasiyh makasiyh banyak yaaahh :)

merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, ungu

sebuah tempat lagi, untuk bercerita tentang segala tentang. sisian. persilangan jalan. persimpangan hati. iritasi pikir dalam rasa. gundah dan bahagia. dunia warnawarni, yang tak hanya biru.