perempuan dan makan malam
ada apa antara perempuan dan makan malam?
kirakira pertanyaan seperti itu yang terlintas di benak saya pada saat makan malam a la junk food dalam versi saya tadi. bagaimana tidak, ketika di sekeliling saya, orang dewasa, dan kebetulan perempuan *sigh* yang menikmati makan malamnya hanya saya sendiri! lain daripada itu, anakanak, pasanganpasangan dimana hanya para lelaki yang mulutnya beraktivitas mengunyah, dan beberapa lone ranger lakilaki.
ahw, saya merasa terbuang dan terasing di tengah keramaian itu. *toenk*
lagilagi, bagaimana tidak, perempuanperempuan yang berpasangan itu, seolaholah sudah sangat kenyang sekali amat HANYA dengan melihat pasangannya makan dengan lahapnya. di berbagai sudut yang ada perempuan dan partner, tak ada yang melakukan aktivitas makanmemakan. hanya segelas ataupun sebotol soft drink. tak lebih.
owalah, shock. saya shock tentu saja. mengingat menu makan saya sangat lengkap kap kap… plus dessertnya berupa ice cream sundae favorit saya. dan tentu saja segelas besar soft drink. bisa diduga bisa dikira, begitu balik dari kasir, saya mendapat sambutan hangat dari perempuanperempuan tanpa makan malam itu. klo saya isengiseng mengartikan tatapantatapan itu, maka saya akan mengkalimatkannya seperti ini :
tatapan #1 : kedua mata menyipit dengan sorotan tajam cenderung sinis, maka kalimatnya akan menjadi
“cewek gila, itu makan malam ato jatah makan setahun yah. gak ada indahindahnya sama sekali, mending ramping”tatapan #2 : kedua mata membola, dan mulut hampir menganga, maka….
“aaah, seandainya aku bisa makan seperti itu setiap malam. beruntung sekali cewek ini”tatapan #3 : mata tersenyum, bibirnya pun ikud mengulas senyum, dengan pandangan tak pernah lepas dari piring saya, so…
“cewek ini lucu, tau bagaimana menikmati hidup dan menghargai anugerah”
dan tentu saja, pada saat kejadian, perbandingan orang yang menatap saya dengan artian tatapan #1 lebih sangat banyak sekali daripada orang yang memandang saya dengan arti tatapan #2 dan #3.
heran!! saya heran donk. jangan salahkan klo saya heran. (more…)