milis -another ‘kopi darat’- version | Home | adieu, kawan…

02.09.2007

madakaripura

haihai!

Kalian sudah pernah ke Air Terjun Madakaripura? Saya sudah, minggu lalu. Perjalanan ke Madakaripura menjadi perjalanan awal dari runtutan perjalanan saya bersama teman-teman sendaljepit. Sebenarnya, runtutan perjalanan bersama ini berawal dari keisengan salah satu dedengkot (bahasane rek!) sendaljepit, yang melemparkan wacana untuk melakukan perjalanan bersama sekaligus kopdaran. Seperti halnya melempar sepotong tenderloin setengah matang yang juicy ke tengah sungai amazon, maka ide iseng itu pun dihabisi oleh anggota yang lainnya. Dari rencana awal kita ke dieng, akhirnya terdamparlah kami ber-tujuh (enam pasang sendaljepit dan sepasang sepatu boot) di TN-Bromo Tengger Semeru. Dan air terjun ini menjadi awal tujuan perjalanan kami.

air terjun tingginya

Air terjun Madakaripura terletak di Desa Lumbang, Kab.Probolinggo, 6 km dari kaki Gunung Bromo. Dari Surabaya, kami menempuh perjalanan darat sekitar 1,5 jam ke arah Probolinggo. Setelah melewati Jalan Raya Pasuruan-Probolinggo, memasuki daerah Tongas, kurang lebih 2 km setelah RM.Rawon Nguling, terdapat pertigaan menuju Bromo via Lumbang. Jarak tempuh dari jalan besar sekitar 8 km, dengan jalanan beraspal yang berkelok-kelok dengan pemandangan khas pegunungan. Jika melakukan perjalanan kesana, berhati-hatilah, karena selain jalan yang berkelok-kelok dengan turunan dan tanjakan curam, jalan yang sempit dan bekas longsoran cukup membuat miris. Agak mengerikan memang, tapi hal seperti inilah yang menjadikan tantangan untuk mendapatkan sesuatu yang menakjubkan nantinya. Oh iya, di tengah perjalanan, kami sempat disuguhi atraksi mendebarkan saat Iq mencoba mengambil alih tugas saya… hahaha.. ini benar-benar pengalaman yang mendebarkan!

Sampai di entrance gate Madakaripura, belum-belum kami sudah disuguhi oleh pemandangan lembah-lembah di sekitarnya. Setelah berganti baju, dengan menggunakan jasa guide lokal, akhirnya kami melakukan short trekking menyusuri aliran sungai menuju ke Air Terjun yang konon menjadi tempat bersemedi Mahapatih GajahMada ini. Setelah berjalan kaki sekitar 1 jam lamanya menyusuri pinggiran sungai dan sesekali menyebranginya,akhirnya kita tiba pada air terjun pertama. Sangat Indah…dan dingin!!!Saran saya, selalu bawalah baju ganti atau sewalah payung sebelum hujan -lho?-

Hanya itu saja? nope!

 

tirai air kerennn..

Air terjun Madakaripura masih jauh di dalam. Akhirnya dengan agak susah payah melompat, ngesot, memanjat bebatuan dan menyusuri tebing yang…. hmmm… mendebarkan… Telah sampailah kita pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentausa menghantarkan sendaljepit kepada sebuah ekstase dari arsitektur alam yang megah -halah- Pemandangan yang sangat dramatis : sebuah air terjun besar dengan aliran deras dan kolam dibawahnya, yang dilingkupi oleh tebing bebatuan cadas sehingga seperti membentuk sebuah tabung raksasa dengan butiran embun yang berterbangan mengisi seluruh isinya.

Sungguh… dramatis sekali suasana di dalamnya.

Saat itu, hanya kami bertujuh dan seorang guide yang menemani kami yang berada disitu. Benar-benar seperti bermain air di halaman belakang rumah sendiri saat itu.

mbak senja dan payung..

Senja dan adik, sepertinya memang tak mau berbasah ria, jadi mereka hanya menikmatinya dari atas.

Iq langsung mencopot baju dan mempersonifikasikan dirinya sebagai seorang GajahMada. Sementara Heri, mencoba menjadi asisten Iq sang GajahMada.

lagi jadi gajahmada…

Eva dan Diah, hahahaha mereka seperti melihat Baim Wong DUDE donk (heheheh, hasil editan dan kesepakatan antara saya dan jeng diah :D ) histeris!! Saya? ah… saya seperti biasa…. charming! -hoek!- (keterangan redaksi : si saya, itu, di belakang, nyempil dengan charmingnya, dibesarkan aja gambarnya, pasti nongol *wink* ^_^) Akhirnya setelah puas kembali menjalani sesi foto, maka kami pun kembali dan melanjutkan perjalanan ke Bromo.

histeris seperti liad dude, tapi masih sempat nggaya domz :P

Tips :
* Berhati-hatilah saat mengendarai mobil menuju kesana.
* Bawalah baju ganti, karena pasti akan seperti wet shirt party.
* Jika kalian tak membawa bekal cukup, tenang… saat wiken banyak penduduk lokal yang berjualan di sekitar.
* Hati-hati dengan penjual dan pemberi jasa dadakan yang agak memaksa.

13 Responses to “madakaripura”

  1. gita said:

    woyyy……. teteup ekeh masih dendam kesumaatmadja wiranatakusuma pada dirimu….
    benci benci benci.. (tapi rindu juaaa..)
    aaaarrrggghhhh………

  2. gita said:

    oia, templatenya mending yang lama aja. yang ini kayaknya ada yang udah pake.
    yang lama juga lebih keren, soalnya walopun warnawarni, teteup dominan biru. dirimu kan hampir selalu biru bukan?

  3. anina said:

    gilakk!!!
    kamu udah sampe sana va???
    aku yg rumahnya deket probolinggo hanya pernah denger anam madakaripura :D

    keren… keren .. jenk!

  4. KaiToU said:

    Wah…

    asiiiikk…

    Mauuuuu… =P~

  5. ancilla said:

    permisi…
    jadi pindah rumah ni ceritanya?
    ada acara selametan tak? hehehe..

  6. ancilla said:

    GILAAAAAAA…
    bagus banget….
    duh kapan ya mimpi keliling indonesia tercapai :p

  7. flowflow said:

    hyaaaaaaaaaa…..
    hehehehehehe

    ketemu lagi…..

  8. eq said:

    huhuhu…..

    jadi mupeng niy

    bner2 keren yaa

    udah prnah touring ke pulau sempu lum?

  9. ugiel said:

    gilaaaa……….
    indah bgt kaya tempat turunnya bidadari dr KAYANGAN………..
    ngasi pengen ktmu…

  10. rikahalida said:

    waaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahh…!!

  11. rya said:

    wah,kyknya seru bgt ya dsn!!
    Jadi pengen kesana nie…
    dgn ga ya dsn?
    hehehehe
    doain Qt ya biar Qt ksn cptn?…
    yuuukkkk

  12. Sendal Jepit « A B C D I A H said:

    [...] Jalan-jalan perdana :Ini cerita pak Kholid, Pak Iq,  Pak Afri . [...]

  13. Tyaz said:

    mnggu dpan aq keSana,,
    uDah Lama aQ dNger, Tp baRu keTurutan mNggu dPan bRngkt ke Sana,,,
    keren bgt eMg Tu aiR terJUn,,

Post your opinion