rise! rise!
sekarang saya begitu ingin berada di rumah. dimana hati saya selalu bisa berpulang, dan raga bisa beristirahat tenang. meski saya pun masih bertanya, dimana?
ruangruang disini makin menyempit. dan saya seperti sedang berebut oksigen, entah dengan siapa, ego saya mungkin. merindu saya pada halhal sunyi. lengang. diam. kesederhanaan : ya bila iya, tak kala tidak. entah tersangkut dimana halhal kecil itu. sebegitu kecil kah hingga sering terlewati tanpa makna?
tapi selalu ada satu hari kan? satu hari untuk hari ini. tetes embun pertama. riuh rendah suarasuara. gemericik air. sendu nyanyi bayu. dan matahari yang melesak, menyeruak dari rongga bumi, membawa semua warna kemudian menelan kabut. pun, lafal ’semoga’ tak putus sampai jingga dan gelap menari bersama menjemput malam.

on September 28th, 2007 at 9:50 am
Wah… ituwh siluet cwe yang melompat saat matahari terbit itu dirimu ya Va??
Waaahhhh… pangling… nampak beda dibanding saat terakhir kita ketemu? wahahahahahah…. kaburrrr….
on September 28th, 2007 at 12:19 pm
keknya aku ga sah komen lagih ya git…
on September 28th, 2007 at 12:21 pm
huahahaha salah..eva..maapkan aku..