keluhan
haihai, selamat menikmati hari yang terlantun!
diawali dengan kepanikan yang menyebabkan munculnya rasa khawatir akan bernasib sama seperti bapak ini saat liburan enam hari kemarin, yaitu BATAL lantaran tiketnya SOLD OUT dengan sukses, disertai kendala lainnya. maka saya pun mulai kebatkebit tak tenang hati. saya dibangkucadangkan dengan hormat untuk urusan tiket-meniket ini. iyah, tentu saja saya mulai mutung. rencana kepulangan saya untuk berakhir tahun di rumah sedang sangat tidak aman. insecure. segala janji temu dan keinginan besar untuk menikmati rumah oma yang biasanya senyap itu, yang sekarang lagi rame nian lantaran keluarga yang tinggal di seberang pulau lagi pada mudik, terancam kelangsungan dan keberhasilannya.
jadi saya harus bagaimana?
entah.
transportasi andalan saya untuk pulang cuman satu ini. si bus gede dengan lama perjalanan dua puluh empat jam boleh lewat tak mungkin kurang, dengan penumpang yang selalu melebihi kapasitas. dan jelas, dengan harga tiket yang tidak membuat kere tentunya. klo mau alat transportasi yang terbangterbang itu, saya harus merelakan gaji satu bulan, yang mana menurut akal sehat saya *klo emang punya* tentu saja itu tidak mungkin menjadi pilihan yang bijak saat ini. mau alat transportasi yang mengarungi samudera lepas? hmm, itu apalagi. angkutan itu melalui pelabuhan kota ini HANYA dua kali dalam sebulan, dan minggu ini, bukan lah minggu si pengarung samudera lepas. atau mungkin mau si transportasi nan romantis yang berjalan di rel nan panjang itu? in my dream tentunya *doenk* wondering, kapan pulau berkontur berbukitbukit dan bergununggunung ini punya rel? *amiiiiinnn*
poor me?
iyah.
so i’ll pass another holiday di ruang sunyi?
gak mau!!
jadi saya harus bagaimana?
entah.
jadi penumpang gelap kek. jadi tak tahu malu dengan numpang mobil pribadi pegawai kantor tetangga yang kebetulan mo ke kota yang sama dengan saya kek. atau ngotot ke agen si bus besar supaya memberangkatkan dua bus sekalian pada harihari padat ini. sampai detik saya mengetik postingan ini dua pilihan terakhir masih seliweran di kepala saya dengan senang hati *tuink*
ya sudah, daripada saya berkelanjutan mengeluhkan halhal yang tak terlalu penting ini, mending saya bagibagi senyum yang lebar untuk mencerahkan hari yang mendung ini ^_____________^
yap, selamat menikmati hari yang terlantun! tak sabar menanti kejutan sang waktu yang lainnya buat saya di penghujung tahun ini
dan buat kamu, selamat hari ke dua puluh tujuh! di bulan, uhmm.. bulan apa sajah, heheheh…
UPDATE 29.12.2007 :
FINALLY, i’m going home
CIHUYY!
ini sudah sepersekian perjalanan yang tertempuh. belum sampai separuh
dengan kejadian bocor ban yang kesekian disertai adzan shubuh yang sedang berkumandang
perjalanan masih panjang, nak!