January 2nd, 2008

tak pernah lengkap

warna rasakata eva in categorized

ranny, eva, mitapertemuan yang tak pernah lengkap. itu pertemuan milik kami. entah si mbak yang satu ini ada. ato si neng yang satu ini yang ada. sedangkan saya dan nona ini, biasanya selalu ada siyh :P mau kata apa lagi, aktivitas pulang ke rumah selalu menjadi hal yang sangat menyenangkan bagi saya. apalagi klo diliadliad, setelah sekian tahun saya tak berada di kota ini, cukup lumayan sering saya pulang ke rumah. bolos lah, cuti lah, ato sekedar mampir, sampe tugas kantor. cihuy dah pokoknya :D lalu si nona ini betah sekali jaga kota *tuink* maka wajarlah adanya klo kami berdua paling bisa untuk mengusahakan ada :)

bisa bertemu secara lengkap dalam setahun, blom pernah terjadi dalam sejarah kami.

biasanya yah cuman bertiga seperti ini…

ranny, gita, eva

dari kumpulkumpul kemaren, saya nya baru teu klo si mbak lagi kehilangan besar berkaitan dengan skripsiskripsinya *sigh* mudahmudahan ujian meja tanggal dua puluh nanti lancarlancar ajah yah. semangad! ;) dan seperti biasa terjadi ‘pembantaian’ pada neng ini, maafkan maafkan klo ada salahsalah kata, yang terlalu kasar atopun terlalu makza. hmm, saya hanya terlalu gemez ama dirimu ajah keknya, terbawa suasana yang remangremang cuaca ituhw :D i trust you pokoke neng, jangan nyerah ajah *wink*

meski pertemuan tak pernah lengkap, tapi punya cerita untuk dialkisahkan kan yah? hehehe.. jadi kapan kita bisa kumpulkumpul dengan lengkap, sebelum Empunya Waktu menyeret kita lebih jauh lagi……..?? just curious want to know ^_^

P.S adohw, gambarnya domplang, ikz ikz.. yang satu besar yang satu kecil.. duhw, gpp deh yah.. jangan diprotes! *ngancem*

free is all you gotta be
dream dreams no one else can see
sometimes ya wanna run away
but ya never know what might be comin’ round your way

on a day like today
the whole world could change
the sun’s gonna shine
shine thru the rain
on a day like today
never wanna see the sun go down
never wanna see the sun go down

somewhere - there’s a place for you
i know that you believe it too
sometimes if you wanna get away
all ya gotta know is what we got is here to stay
all the way

on a day like today - the whole world could change
the sun’s gonna shine - shine thru the rain
on a day like today - no one complains
free to be pure - free to be sane
on a day like today
never wanna see the sun go down
never wanna see the sun go down

free is all we gotta be
dream dreams no one else can see
but ya never know what might be comin’ for you and me
ya it’s gonna be

on a day like today…

January 1st, 2008

Tahun Baru

warna rasakata eva in categorized

dsc00021.JPG

saya setujuh dengan sekian banyak orang, bahwasanya pe-er dari bapak iq itu terlanjur sulitnya. pasalnya, yah saya bingung. itu saja. resolusi itu, berkaitan dengan kualitas ato kuantitas? materi atau sesuatu yang bukan materi? saat kita menetapkan berarti akan ada kewajiban mesti terlaksana atau bagaimana? atas usaha sendiri atau bisa disokong orang lain? saat ganti tahun, meskipun resolusi tahun sebelumnya gak tercapai, bisa bikin resolusi yang baru? dan masih banyak lagi *doenk* jadi kesimpulan bahwa saya bingung itu sudah sangat benar adanya. yakin!

selain karena kebiasaan let it flow let it grow, dalam pikiran ideal saya, saat membuat resolusi, mestinya saya sedang berada di ujung sebuah jalan nan panjang, yang disekitarnya berjejer sudah pohon rindang peneduh yang dedaunannya tak hanya berwarna hijau, tapi juga jingga dan coklat, siap meluruh menunggu sang angin bertiup, dan kemudian menemui takdir hidupnya bercengkrama dengan tanah. dan ketika saya hendak membalikkan badan menengok ke belakang sejenak, perasaan saya dalam kondisi yang optimal, dari segi kepuasan dan keinginan. selanjutnya saya akan melihat begitu banyak titiktitik biru terbentang yang menandakan check point saya di tempattempat itu sudah berhasil terlalui dengan baik dan selamat sentausa. skor memuaskan, tak ada keluhan, tak ada lagi kalimatkalimat putus asa seperti ‘if i could turn back time‘ dan sebangsanya.

….begitu

lalu….

lha ini, saat saya balik badan menghadap belakang malah begitu banyak black hole dan red alert di sepanjang jejak yang pernah terlewati. mau dibilang gagal yah nggak, mau dibilang berhasil yah bukan. tapi, ternyata saya tetap jalan terus, meski kadang terseok, dan mungkin kayak zombie. saya hanya punya satu kalimat simpel pengkatrol semangad dari mama, syukuri apa yang ada. selayaknya mesin pengkatrol, maka kalimat simpel itu pun bisa menggerakkan rodaroda keinginan yang kadang mogok bekerja itu, dan membaurkan semua keluhan saya menjadi warnawarni yang tak kelabu.

ok, cukup dengan segala pikiran sok ideal itu. mari kembali ke tugas yang sulit tentang resolusi ini.

setelah melakukan penerawangan selama libur kemarin di atas tempat tidur ditemani gulingguling dan bantalbantal, kok yo saya teteup tak bisa merumuskan resolusi bwat diri saya sendiri yah? *gubrakz* heheheheheh.. alihalih resolusi, malah saya menemukan begitu banyak keinginan terpendam dalam diri *halaaah* pengen ini, pengen itu, pengen anu, pengen inu dan seterusnya, yang ujungujungnya membuat saya dilema *halaaah lagi* :D

jadi, kirakira seperti ini lah :

  • I WANT TO TRAVEL MORE! kemana sajah, dengan siapa sajah. yang dekedeket, tak perlu tempat yang namanya sudah seharum nama pahlawan. tempattempat yang belum pernah saya datangi. atau tempat yang sudah pernah saya datangi dan saya menyisipkan sepotong kecil hati saya disitu dilengkapi kalimat janji kembali. target utama, pulau berbentuk K ini, ngakunya penghuni pulau ini, tapi kok klo ditanyain lebih sering bingung sendiri dan membuat orang bingung yah? *wink*wink*
  • pengen punya laptop! *syubidubidum syalalalala*
  • pengen kuliah ato kursus bahasa yah? hehehehehehe.. kuliah, katanya wat menunjang karir pekerjaan. tapi masalahnya saya tak mau berkarir *doenk* klo kursus bahasa, dalam bahasannya mbak senja meningkatkan skill. yang kemudian menurut kakak saya, skill itu bisa menjadi penunjang karir. jadi, kesimpulan akhirnya gimana? *bingung* :D
  • saya berharap, saat kantor ini dibubarkan dan dilebur jadi satu, yang katanya itu akan terjadi tahun ini, saya bisa ‘terlempar’ kembali ke rumah, amiiinnnn *toenk*
  • uhmmm, apa lagi yaahhh?
  • saya mentok…
  • saking banyaknya udah lupa pengen apa lagi..
  • sungguh! empat aja gpp kan? hehehehhehehe…

itu resolusi ato wishlist yah? ah biar si bapak pemberi tugas yang menyimpulkannya! ^___^

akhir kata, lagilagi saya mengutip perkataan dari seorang senior saya,
membatinlah yang baikbaik, dan biarkan Semesta menjawabnya. semua itu indah pada saatnya

………amiiiinnnn

SELAMAT TAHUN BARU semuah!!!

i wish i was a neutron bomb / for once i could go off / i wish i was a sacrifice / but somehow still lived on / i wish i was a sentimental ornament / you hang on the christmast tree / i wish i was the star / that went on top / i wish i was the evidence / i wish i was the grounds / or fifty million hands up raised and opened toward the sky / i wish i was a sailor / with someone who waited for me / i wish i was as fortunate as fortunate as me / i wish i was a messenger / and all the news is good / i wish i was the full moon / shining off a camaro’s hood / i wish i was an alien at home / behind the sun / i wish i was the souvenir / you kept your house key on / i wish i was the pedal / break that you depended on / i wish i was the verb / to trust and never let you down / i wish i was the radio song / the one that you couldn’t turn up

Wish List by Pearl Jam

« Previous Page