muntahan kenang

muntahan kenang

sudah saya lesapi huruf per huruf, kata per kata, kalimat per kalimat yang berloncatan keluar dari benakmu itu, dari jejakan tahun yang silam ke tahun…

Read Article →
sembilanbelas*

sembilanbelas*

sayang, bagaimana kabar mimpi? sudah di titik mana dia berujung? atau masihkah belum bertepi? daun yang menguning sudah mulai meluruh. bercumbu mesra dengan hari yang…

Read Article →
maaf

maaf

waktu, waktu. cepatlah berlalu. ada luka yang kutitipkan pada seorang kawan. aku harus bergegas, segera mengambil luka itu kembali. sebelum hujan biru berwarna darah, dan…

Read Article →