June 26th, 2008

ingin

warna rasakata eva in categorized, uncategorized

ingin itu, punya sayap. kalo direntangkan lebarlebar, rembetannya bisa kemanamana. dan tentu saja, bisa tak tentu arah. lompat sana. lompat sini. jumpalitan situ, menggelundung sana. kesana kemari. ingin yang bersayap itu, yang direntangkan lebarlebar itu, bila mengepak terusterusan, tanpa melihat arah mata angin, jadinya tak ada tujuan. malah lebih memungkinkan kolaps. jatuh. maka, bukan lagi ingin hal itu disebut, mungkin.

ingin yang entah mengentah. berbaur bersama tapakan kaki yang sudah tak bisa membaca arah. ingin yang terucap ketika raga masai, dan katakata hanya mampir sebentar di telinga, kemudian menguap begitu saja, tanpa tersisa jejakjejaknya, sebagai obrolan pengantar tidur, ditemani bilurbilur air mata. ingin yang hanya menjadi ‘hanya’.

dan lalu, ingin, yang bersayap, yang lalu menghasilkan entah itu, yang menoreh luka sedalamdalamnya luka bisa ditorehkan, dan meninggalkan sakit seluasluasnya sakit bisa dirasa; ternyata memiliki keinginan terdalamnya sendiri. yang menyeruak naik ke permukaan, ketika arah sudah tak bisa dipintas oleh yang punya ingin. ingin, yang kemudian memetakan jalannya sendiri, ketika doadoa telah ditasbihkan kepada Semesta, hingga menciptakan gaung di segala ruangnya, dan usaha sudah menempuh perjalanan panjangnya demi sebuah perwujudan.

seperti itulah, ingin yang sedang menghiasi jalan saya, dengan segala patahannya, dalam segala rintangnya, diujung setiap belokannya. ingin yang sedang mewujud tanpa saya sadari dengan sebenar-benarnya.

…bagai mimpi, terwujud tak disadari.
kata hati, tak semua didengarkan lagi.

dan kekallah, detikdetik di dalamnya!

3 hari untuk selamanya | FLOAT

4 Responses to ' ingin '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' ingin '.

  1. sapimoto said,

    on June 26th, 2008 at 3:34 pm

    Hallo biru…
    Akhirnya bisa membaca tulisan-tulisan kamu lagi, setelah menghilang dari Ciblog…

  2. zawawi said,

    on June 26th, 2008 at 4:31 pm

    ingin apa to? terkadang kita merasa tak berbuat apa2… tapi tiba2 ada saja jalan meweujudkan impian… Beringinlah, dan berdoalah

  3. udin said,

    on June 26th, 2008 at 7:37 pm

    dengan ingin kita bisa lebih terpacu.
    tanpa ingin, serasa tanpa asa.
    nulis opo aku iki…

    salam.

  4. juansuandi said,

    on June 27th, 2008 at 3:30 pm

    siapapun anda salam kenal, nice blog.

Leave a reply

:mrgreen: :neutral: :twisted: :shock: :smile: :???: :cool: :evil: :grin: :oops: :razz: :roll: :wink: :cry: :eek: :lol: :mad: :sad: