
.satu.
tentang silang jalan, yang sepertinya selalu saja tak terduga. apalah daya saya ini, yang mengaku-aku sebagai salah satu dari sekian banyak pemilik waktu. saya boleh saja berkata, “waktu saya sudah berakhir dengan si anu, si ini, si itu, si dia, mereka ato siapapun yang sudah saya tinggalkan ataupun meninggalkan saya”; tapi klo Dia merasa belum cukup, maka dikasihlah injury time untuk itu. meski pada awalnya yang sempat melintas adalah pemikiran bahwa “do i miss something?” or “do i have any unfinished business with them?”; akhirnya saya kembali pada kalimat andalan saya, nothing for nothing, toh? so this is it. another crosspath, a new one, with the same old person. and yes, of course, it is not about blast from the past.
mari, lanjutkan saja perjalanan dengan waktu yang seadanya ini
.dua.
time do flies, people do change. lalu kenapa kita memaksakan diri untuk tetap sama? for the old time’s sake? padahal kita sadarsesadarsadarnya orang sadar, sedang melaju ke dapan, tidak berlari ke belakang. bukan? halhal yang dulunya lucu, menjadi tidak lucu. halhal yang dulunya kecil, menjadi besar. caracara yang dulunya biasa, menjadi sandungan. atau, ceritacerita yang dulu dikira sudah bisa dipelajari, masih saja berulang, pengulangan yang sama terusmenerus, tanpa ada yang terpetik untuk dipelajari. lalu apa kata kita? keterpaksaan? capek? bosan? tidak, saya tidak sedang membicarakan perpisahan. tidak juga ketidaksenangan. hanya pertanyaanpertanyaan saja, yang sepertinya terusterusan menuntut bertemu dengan jawabnya.
.tiga.
please.. just don’t you say “i can’t” at the very first time, when i’m asking for something.
tak tahu kenapa, itu membuat saya sakit, dari segala arah, dengan begitu banyak cara. hurt. it’s just hurt.
.empat.
obrolan dengan bapak ini,
8473 : va va
mejikuhibiniu!: iyah?
8473: gimana rasanya ketemu anu lagi?
mejikuhibiniu!: wuluh, hahahahahaha. sebelum jawab, kenapa dirimu bertanya?
8473: malah ngakak.. pengen tau aja
mejikuhibiniu!: it is your question or others question?
8473: 
mejikuhibiniu!: ihihihihi.. kenapah pengen tau? diriku jadi ikudikudan pengen tau jugah
8473: hihihihihi, memuaskan rasa penasaran sajah 
mejikuhibiniu!: jadi penasaran, berapa banyak orang yang penasaran
8473: huehehehehe.. no comment ah.. kayak gimana ya rasanya….
mejikuhibiniu!: hahahahahahhaha, gimana rasanya apa?
8473: bekerja dengan orang yang pernah disayang.. 
mejikuhibiniu!: diriku juga baru pertama ini ngalamin. instansi ini membuat semuanya jadi sempit ternyatah. hahahaha.. tapi yang jelas, Tuhan memang punya selera humor yang keren
8473: lha Tuhan kan Maha Segalanya..
mejikuhibiniu!: baru sekarang diriku benerbener mengakuinyah
8473: termasuk Maha Berhumor dan Maha Sadis..:D
mejikuhibiniu!: hihihihi.. selama ini dengerdenger cerita doank, tementemen soal Tuhan dan leluconNya
wutever dah, nothing for nothing
8473: hihihihihi.. been there, done that, got the t-shirt
mejikuhibiniu!: nah. mau dunk t-shirt nya. kaos nya putih, tulisannya item. boleh, tak? hahahahahhaha
8473: hihihihihi. dunia hanya berbatas 5 level pertemanan 
mejikuhibiniu!: gubrak
8473: mo tau leluconNya yang lain?
mejikuhibiniu!: bolehboleh
8473: aku ngalami itu. dari dulu nunggu fungsional ketika udah ikhlas, ikutan D4, alhamdulillah keterima, dan mendadak fungsional keluar..
mejikuhibiniu!: ^_^ hm, mesti pada titik yang udah benerbener ikhlas.. dan percaya yang terjadi adalah yang terbaik dari Dirinya, buat diriku.. hehehehehehe.. seumurumur, baru satu kali sayah ada di titik ikhlas yang seperti itu
8473: dan lucunya lagi, janji penempatan jawa-bali gak ditepati, makanya kadang aku setuju sama rifai, cynical is the way we see the world..
mejikuhibiniu!: hehehehehe. kondisi mengantar kita menjadi sinis, ato qt memang sinis dari sananyah? naturally born to be cynical
8473: tampaknya kita dididik oleh kondisi.. sebenernya itu cuma masalah persepsi aja sih.. hihihihih.. dan kemampuan untuk menertawakan diri sendiri..
jadi, Tuhan : Maha; Manusia : Sinis : Ikhlas (??????)
.lima.
“negara ini sedang bangkrut”, kata dia. pemadaman listrik di manamana. setiap hari. fiuhhhhh……
.enam.
jalan slamet riyadi itu, kedengaran seperti jalan ahmad yani di telinga para sopir angkot yang sedang sibuk pacaran. berkalikali saya ‘dibikin kesasar’ ke ahmad yani oleh sopir angkot seperti itu. terusterus, kalo kontur jalannya lurus, tak ada puncaknya tak ada bawahnya, anda akan menjawab apa ketika ditanya “slamet riyadi mana, atas ato bawah?”
.tujuh.
kekasih, dirimu memiliki wajah perindu yang sungguh tak terduga
gambar dicomot tanpa izin, dari sini