mari
yang disitu, pelankan lajumu sejenak
yang disana, mari dudukduduk dahulu
yang disini, ingin bercerita tanpa kata
sambil menunggu hati yang tertinggal di garis awal
mari, selamat menikmati!
yang disana, bercerita tanpa kata
disini, merasa tapi tak jengah
karena harus melintas rimbun aksarasamasama, meski tidak sama
jadi mari,
untuk kesekian kali
membiarkan hati menyelesaian urusan
sebelum ia datang menyusul yang duluan pergisajaknya pak iq
About this entry
You’re currently reading “mari,” an entry on it’s ain’t necessary so!
- Published:
- 8.21.08 / 5pm
- Category:
- categorized
25 Comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]