peluk

dia. va, klo kamu lagi butuh pelukan, larinya ke sapa?

saya. ke boneka besar, pemberian si bapak :oops:

dia. berbahagialah orang yang memiliki boneka besar untuk dipeluk, dan sudah merasa cukup karenanya.

saya. klo rasanya masih kurang, yah minta ke kakak, itupun klo autisnya lagi nggak kambuh :oops:

dia. klo aku, cuman punya satu tempat meminta peluk, sejak dulu. dan seterusnya dan seterusnya *cencored* :D

hmm, kalo kalian, saat butuh pelukan, minta nya ke sapa?

rasakan semua, demikian pinta sang hati.

amarah atau asmara,
kasih atau pedih,
segalanya indah,
jika memang tepat pada waktunya.

dan inilah hatiku,
pada dini hari yang hening.
bening.
apa adanya.

-sepenggal fiksi Peluk ~ Rectoverso

9 Responses to “peluk”

  1. gita writes:

    peluuuukkkk…. *hug*

  2. heri writes:

    peluk-pelukkkk……

  3. eva writes:

    teletubbies, berpelukaan :lol:

  4. dyra writes:

    haha, aku suka. berapa kali ya bikin tulisan tentang peluk-peluk ini.

    aaah, jadi pengen dipeluk.

  5. flowflow writes:

    ke guling….
    kasian ya?

    hehehehe

  6. eriee writes:

    boneka beruang besar tapi beli sendiri (emang tujuan belinya bwt itu, ha2)

    bonekamu warna apa jeung?:smile:

  7. eva writes:

    dyra, hehe, pelukk dyra :-D

    flow, yey, kok kasian, sayur parenya masih nancep dikit?

    eriee, waah! bonekanya sama niyh, warnanya krem, trus ada pita coklatnya :-D

  8. diah writes:

    ke sapa ya? :cool:

    waktu itu liat di tv ada mbak-mbak berdiri di pinggir jalan bawa-bawa kertas bertuliskan free hugs atau apa gitu ga inget. trus orang-orang menghampiri dia dan berpelukan sebenta. kalo di sini pasti aneh ya…

    *peluk eva*

  9. RhoMayda writes:

    hwaaaaa mesraaaa… :)

Leave a Reply