#bandara
#bandara: sekumpulan wajah cemas, bersama rindu yang tertahan. ketika sebuah jadwal tertunda.
#bandara: datang dan pergi. tawa dan tangis. rindu yang terbayar. janji yang tersemai. tempat baru untuk sekedar tersesat atau menyesatkan diri.
hiruk pikuk kendaraan. riuh rendah suarasuara. deru teredam burung besi. dan kemudian, disergap senyap: #bandara.
ketika asing meluruh dalam satu tarikan senyum dan sapaan bersahaja penjaja jasa: #bandara.
kalau saja segelas caramel macchiato dan sepotong chocolate croissant bisa membawamu. segera. disini: #bandara.
#bandara: temu pertama kita. bahkan kini, gemuruhnya masih seperti kala itu.
wajahwajah datang dan pergi. meninggalkan rasa yang melekat tetap. memenuhi ruangruang. besok itu episode lain lagi. dengan cerita sama yang tak usang: #bandara.
maka disinilah aku. kamu. kita. menggenapi sulaman kata tentang rindu. sebuah jumpa: #bandara.
#bandara: mata yang bersitatap. senyum yang terurai. pelukan hangat. jabatan erat jemari. menyurutkan segala penat. labuhan hati. rumah. pada akhirnya.
kutunggu dirimu
januari tahun depan
di bandara
:p
bikin tambah mewek bacanya…make me miss him so much..
sebuah memory yang takkan pernah usang dengan sebuah tempat yang bernama : BANDARA
pelukan hangat,senyum kerinduan..saat ketemu
pelukan yang tak ingin lepas, tatapan sendu, ciuman perpisahan, mata yang terasa panas.. saat berpisah
wah, benar2 bandara tuh. hehehe, dari segala perspektifnya
Oh… bandara oh bandara… Bisa difilmkan kayaknya ini…