October 20th, 2008

saya, saya, saya!

warna rasakata eva in categorized

tugas ini kok rasanya sulit yah, udah sejak tiga puluh menit yang lalu halaman write post selesai di load, tapi untuk memulainya ga bisabisa, padahal judulnya udah semangad kek gituh *phew* hmmmm….. :neutral:

sepuluh fakta dan kebiasaan saya? :roll:

1. saya, orangnya kekirikirian :evil: maksudnya, mengerjakan apaapa itu mengandalkan tangan kiri, alias kidal. kecualiiii, menulis dan makan. klo menulis bisa lah pake tangan kanan *bahkan saya sudah tak bisa menulis dengan tangan kiri sekarangnya* itu pun setelah diancam pas TK dulu, klo nda bisa nulis pake tangan kanan, ga boleh naik ke kelas satu esde *huh!* soalan makan, sebelum saya dan orangorang sekitar sadar bahwa saya kidal, udah diajarin oleh orang tua klo makan itu mesti pake tangan kanan :wink:

2. meskipun pernah terkapar di rumah sakit dan bolakbalik di ambil sample darahnya setiap hari selama dua minggu, saya teteup ga tau golongan darah saya apa :oops: tapi, seringnya siyh ngakunya golongan darah A :mrgreen:

3. keras kepala, kepala batu, kepala angin, keras hati, you name it, lah.. semuanya dalam kadar akut.

4. a u t i s [yang ternyata (sangat) akut jugah].

5. sebenarnya lebih memilih berkomunikasi lewat esemes daripada berbicara di tilpun. dulunya lebih senang emailemailan. klo ditilpun, apa yang ingin saya katakan sering lenyap ditelan ruang dan bentangan jarak (but lately, saya sedang enggan melakukan kesemuanya itu)

6. kopi, di pagi sunyi, ada embun, dengan dingin sisa hujan semalam, ada kicau burung untuk mengingatkan saya pada rumah. senja, di balik punggung seorang tak dikenal, yang sedang duduk di bangkutaman, hanya sekedar untuk mengetahui bahwa saya tak sendirian. langit biru, diaraki awanawan putih meski kadang kelabu, melihat cinta yang terpisah seribu tahun cahaya. gemintang, bintang jatuh, sebagai selimut malammalam saya yang terkadang panjangnya tak terkira.

7. tidak suka di make up ataupun menggunakan make up! big no no no no no.

8. ternyata, sudah (cukup) lama tidak melibatkan perasaan saya dalam berhubungan dengan orangorang yang baru saya temui. semuanya datang, datang, datang, dan saya adalah satusatuya yang pergi, berlalu, meninggalkan, begitu saja, hilang.

9. slebor (ngerti kan yah maksudnya slebor itu kek apa?), ceroboh, pelupa. suka jalanjalan. suka ngerepotin orang. suka bikin panik orang. suka marahmarah tak jelas. lebih mendahulukan perasaan negatif, positifnya belakangan ajah. tidak cukup hangat, tapi bisa menjadi sangat hangat. tertutup.

10. actually, saya belum cukup mengenal diri saya sendiri, sambil menyanyikan lagunya jamie cullum yang bertitel twenty something :lol:
love ain’t the answer nor is work,
the truth alludes me so much it hurts.
but i’m still having fun and i guess that’s the key,
i’m a twenty something and ill keep being me.
let me lie in, leave me alone.
i’m a twenty something.

i’ve finished the task maam, sir! dan maap klo kelamaan. laluuuu, saya lagi tak memiliki sesiapapun untuk melanjutkan tugas berantai ini. maafkan karena saya henti disini, yak! :wink:

October 19th, 2008

jauh

warna rasakata eva in uncategorized

masih jauh, va.

darimanamana.
darimanamana.
darimanamana.

pun itu yang sedang kamu tuju.
pun kamu tak menahu kan?
pun mungkin, memang tak ingin.

ketika, amarah begitu saja kamu biarkan menyeruak.
lalu, terbakar kamu diamdiam disitu, dalam diammu.
dan, membiarkan benak, merekareka, mencari jalan sendiri.

tidak, dengan pikir mu yang seperti itu.
tak akan, dengan hati mu yang selayak batu itu.

masih jauh, va.

darimanamana
d a r i m a n a m a n a
d a r i m a n a m a n a
d a r i m a n a m a n a
d a r i m a n a m a n a
d a r i m a n a m a n a

October 19th, 2008

my perfect ending!

warna rasakata eva in categorized

jumat kemarin, saya melakukan pelanggaran kecilkecilan. boncengan naik motor dengan cowoknya kakak, ke pasar, tanpa pake helm *yang mana yang jadi pelanggarannya dari ketiga fakta ini, you think? hahahaha -mbahas- :lol: *

pas jalan pergi ke pasarnya, masih lancarlancar sajah, giliran pulang dan liwat di suatu perempatan yang ada lampu lalulintasnya yang sudah pasti ada pos polisinya dan jelaslah ada polisi yang jaga, perasaan saya sudah mulai tak enak, meski lampu lalulintas lagi hijau, tapi berhubung kendaraan disitu lagi padat, dan entah kenapa si cowoknya kakak malah memilih mengendarai motornya lebih dekat ke arah pos polisi itu padahal sudah tau lagi membonceng saya yang tak menggunakan helm :roll:

akhirnya terjadilah, saya dan pak polisi yang budiman itu bersitatap. dan yang saya lakukan adalah mencoba tersenyum semanis mungkin :cool: dan mengatakan kepada cowoknya kakak bahwa polisinya sudah melihat saya yang tak menggunakan helm ini.

yang selanjutnya terjadi adalah diluar dugaan saya dan cukup mampu memompa adrenalin saya!

#1
pak polisi membalas senyuman saya (!!??!!)
ya iyalah ini diluar dugaan saya. karena saya berpikir peluit di tangannya itu akan langsung berbunyi nyaring dan panjang untuk menghentikan laju motor kami, bukannya membalas senyuman saya, dalam slow motion pula, iya toh? meski sesudah pak polisi itu membalas senyuman saya, beliau meniupkan peluit itu, akhirnya, meski masih dengan raguragu. dan…

#2
motor yang saya tumpangi itu sudah melaju lebih cepat!
diluar dugaan saya, karena, tega tega tega tega tega! membonceng calon adik ipar yang manis ini yang tak memakai helm sambil kebutkebutan serta menyalip truk dan beberapa mobil? huhuhuhuhuhuhuhuhu, set dah, saya kan shock :shock: kelajuan motor itu masih terus berlanjut, dan berhenti mendadak ketika jalanan sepi yang dilewati terhadang mobil truk yang lagi mengangkut patahan rantingranting dari pohon besar yang tumbang di tengah jalan. ternyata,

#3
motornya kehabisan bensin!
ya ampuunnn.. hahahaha. benarbenar sungguh dah. dorongdorongdorong, sampe ketemu warung yang menjual bensin eceran. setelah tangki terisi dan motor bisa jalan lagi, dalam perjalanan pulang saya ketawaketawa seneng di jok belakang *halah* :lol: soalnya, pada akhirnya saya menemukan my perfect ending untuk sebuah pekan yang hectic dan menguras energi :D

yah begitulah jadinya, saya lolos dari pelanggaran yang saya lakukan, dan sepertinya menambah pelanggaran baru lagi dengan kebutkebutan di jalan *meski saya hanya berperan sebagai penumpang* dan diatas semuanya, saya ketawaketawa senang dengan kejadian itu *gelenggeleng, anak muda, anak muda!* :D

but heyy, itu kan salah satu cara Semesta ‘bercanda’ dengan saya toh, daripada melihat saya merengut terus terusan sepanjang hari pada pekan ini, yang mana tentu saja sangat tidak disarankan, iya kan, kan kan kan kaaannn? *makza* :P

have a very happy sunday, anyone! ;)

note : mungkin yang saya perlukan sekarang adalah melakukan perihalperihal konyol sebagai relaksasi untuk mood saya, otak saya, perasaan saya, selain mengganti isi playlist tentunya :mrgreen:

« Previous PageNext Page »