12.09.2011

#bandara

#bandara: sekumpulan wajah cemas, bersama rindu yang tertahan. ketika sebuah jadwal tertunda.

#bandara: datang dan pergi. tawa dan tangis. rindu yang terbayar. janji yang tersemai. tempat baru untuk sekedar tersesat atau menyesatkan diri.

hiruk pikuk kendaraan. riuh rendah suarasuara. deru teredam burung besi. dan kemudian, disergap senyap: #bandara.

ketika asing meluruh dalam satu tarikan senyum dan sapaan bersahaja penjaja jasa: #bandara.

kalau saja segelas caramel macchiato dan sepotong chocolate croissant bisa membawamu. segera. disini: #bandara.

#bandara: temu pertama kita. bahkan kini, gemuruhnya masih seperti kala itu.

wajahwajah datang dan pergi. meninggalkan rasa yang melekat tetap. memenuhi ruangruang. besok itu episode lain lagi. dengan cerita sama yang tak usang: #bandara.

maka disinilah aku. kamu. kita. menggenapi sulaman kata tentang rindu. sebuah jumpa: #bandara.

#bandara: mata yang bersitatap. senyum yang terurai. pelukan hangat. jabatan erat jemari. menyurutkan segala penat. labuhan hati. rumah. pada akhirnya.

24.08.2011

from my corner of the world

pagi ini baunya beraneka ragam. suka. :)

ada sisa hujan semalam dan sesubuhan, yang wanginya tertinggal di jalanan yang kelamaan kering, karena hujan yang mampir sewaktuwaktu di kota ini.
ada wangi kering yang basah, seperti edelweiss, di halaman rumah tetangga. menyegarkan. 
ada manis melati di halaman kantor.

bonus lainnya, langit biru yang bening, setelah memuntahkan hujan yang awet.

untung saya tidak sedang tergesa mengejar si finger print :D jadi bisa menikmati semuanya satu per satu. 

here without you masih nyaring terlantun dalam hati. haha. sepertinya rindu.

yak, semoga hidup hari ini bisa dirayakan dengan sederhana.  

the only excuse you have to come up with is, an excuse to always celebrate life
– @jokoanwar

20.08.2011

prelude-versary

i'm so glad, it is you..

    Let’s grow old together… beginning with today.
    Let’s work slowly with each other and build a relationship that we can both enjoy being a part of.
    Let’s share love and understand that neither of us is perfect; we are both subject to human frailties.
    Let’s hold each other close and whisper though the night—pledging our love, honoring our commitment.
    Let’s encourage each other to pursue our dreams, even when we’re weary from trying.
    Let’s expect the best that we both have to give and still love when we fall short of our expectations.
    Let’s be friends and respect each other’s individual personality and give one another room to grow.
    Let’s be candid with each other and point out strengths and weaknesses.
    Let’s understand each other’s personal philosophy, even if we don’t agree.
    Let’s lie awake long into the night sharing our innermost secrets.
    Let’s be friends as well as lovers.
    Let’s laugh at time and plan with each other and wonder how we ever got along without this love we’ve found.
    Let’s never take for granted these moments that we’ve shared, but always be reminded of how intensely we have learned to live, how completely we have learned to love.
    Let’s grow old together… and look back on life and smile.

hai swami, selamat hari ini.
thank god, it is you ;)

original post dari sini!

02.08.2011

catatan merindu #2

jingga
menggenapi biru

seperti rapalan rindu
tak kunjung usai dikepungan masa

gambar nemu di BeingIndonesian
original pic from here!

Next Page »