bubles

sore yang penuh..

ketika mendengar lagu gebyar-gebyar yang menjadi salah satu lagu pengiring tarian dalam rangka farewell party nya kepala kantor saya, membuat saya mengharubiru sambil mengingatingat apa yang telah dan hendak saya lakukan untuk negara tercinta ini. what am i to you, my dear indonesia?

kemudian menyasarkan diri ke 27 days of heartbreak, di mana penulisnya benarbenar berhasil menyeret pembacanya untuk turut merasakan kepedihannya. membacanya membuat saya pun seperti sedang patah hati, mengalami tsunami hatinya. sedangkan postingannya di sana baru sampai pada hari ke tujuh, kirakira saya akan terus mengikuti sampai hari ke dua puluh tujuh? terus sekarang saya jadi bertanyatanya, kenapa dua puluh tujuh?

dan tambahan ini itu kabar gembira dari sana sini, yang lagilagi membuat cara bereskpresi saya entah bagaimana..

alhamdulillah..

found!

1

new message received

de', lagi dimana dan ngapain? udah makan? gimana cuaca disana?
sender : 0852400050xx

reply
lagi di paperbak, pap. sudah makan. nda ngapangapain, mati lampu. di sini mendungmendung sajah. papap dunk?

lagi duduk-duduk di teras sambil ngopi dan lihat hujan rintik-rintik! 🙂
sender : 0852400050xx

ah, akhirnya ketahuan juga darimana kebiasaan dan kecintaan itu muncul 😀

2

.lost in reality.

akhirnya saya menemukan frasa ini. yang sepertinya bisa menjelaskan sebagian banyak perihalperihal. mencumbu realitas itu ternyata menyesatkan tapi menyenangkan, yak? 🙂